Senin, 15 Desember 2014

Aku, Es Rumput Laut dan Es Oyen

Dulu aku suka sama Es Rumput laut, rasa nya yang enak dan segar membuat ku tergila-gila. Apalagi kalo di minum siang-siang, huh lumer dimulut. Tapi lama kelamaan entah mengapa Es Rumput Laut mulai jarang ku temui dengan berbagai alasan,langka lah, mahal lah, susah di cari lah, pokoknya banyak deh, mungkin dia sudah punya pelanggan tersendiri yang lebih baik di banding aku. Dan kami pun (aku dan Es Rumput Laut) mulai memutuskan hubungan. Dan sejak saat itu aku sudah tak menjumpai keberadaan Es Rumput Laut.
Hal itu membuat hidupku kesepian, entah mengapa aku ingin melupakan Es Rumput Laut. Dan aku pun mulai mencoba mencicipi indah nya Es Es yang lain. Dari sekian banyak Es, mulai dari Es Degan, Es Teh, Es Cincau, Es Doger, Es Teler, Es Jeruk, Es Jus Jeruk, Apel, Mangga, Strowberry, Manggis, Alpukat, Es Dawet, Es Bubur Kacang Ijo, dan masih banyak lagi, sampai aku lupa apa namanya.. heheh.. aku mulai terpikat dengan salah satu Es yang ada di pinggir Jalan, siapakah dia? Es Oyen.
Rasa Es Oyen beda dengan Es Es yang lain yang pernah ku temui sebelum nya, rasa nya yang amat manis, dan menurut ku Es Oyen lah yang bisa meluluhkan hatiku selain Es Rumput Laut, bahkan Es Oyen lah yang memiliki rasa terlengkap, ada rasa susu nya, alpukat nya, degan nya, uhh enakkkkkk. Hehe
Dan saat itu aku dan Es Oyen pun terikat dalam suatu hubungan yang sampai saat ini masih utuh, yyah meskipun kadang aku dan Es Oyen sering LDR an(jarang bertemu, kadang seminggu sekali, bisa sampai berminggu minggu baru bertemu) tapi tak apalah, cinta ku ke Es Oyen ga akan pernah berubah, yya semoga saja. Tapi ada satu yang masih aku pertimbangkan.
Yah.. betul sekali, Es Rumput Laut? Bagaimana dia sekarang? Apa dia sudah memiliki banyak pelanggan? Aku sendiri juga kurang tau, tiba-tiba saja dia datang lagi menawariku untuk jadi pelanggan nya? Heeeyy??? Apa maksudnya? Aku bingung dengan Es Rumput Laut? Kenapa dia seperti ini kepadaku? Apa dia tak tau bahwa sekarang aku sudah menjadi pelanggan tetap Es Oyen? Akhirnya, dengan beberapa pertimbangan, aku menerima permintaan Es Rumput Laut untuk menjadi pelanggan nya juga.
Tapi apa? Ternyata Es Rumput Laut sudah berubah, sudah tak seperti dulu lagi, sekarang ia sudah berganti nama menjadi Es Campur, entah mengapa aku sendiri juga bingung, sikapnya pun berubah. Tak seperti dulu lagi dia membutuhkan ku saat dia kesusahan, misalnya jika tak ada orang yang mau membeli maka ia memohon-mohon kepada ku untuk meminum nya, yah meskipun rasa nya aneh!, sekarang aku hanya menyukai rumput laut nya saja, karena rasa kuah dan es nya yang sudah tak seperti dulu lagi.
Sampai saat ini, aku masih mencintai Es Oyen, meskipun terkadang Es Oyen menjengkelkan. Tak lepas dari itu, diam-diam aku juga berhubungan dengan Es Campur, yyah meskipun hanya memakan Rumput Laut nya saja. Yang penting Es Oyen number ONE heheheh :D.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar